Puncak Mega, Gunung Puntang
Puncak mega berada di daerah banjaran bandung selatan, gunung ini merupakan gunung yang memiliki keindahan tersendiri khususnya di wilayah
Bandung Selatan. Gunung Puntang merupakan salah satu pegunungan yang
termasuk dalam gugusan Pegunungan Malabar. Secara administratif terletak
di desa Campaka Mulya Kecamatan Cimaung, Kab. Bandung sekitar 40 km
dari pusat kota Bandung. Secara pengelolaan berada dalam pengelolaan
Perum Perhutani KPH Bandung Selatan BKPH Banjaran RPH Logawa. Lokasi
Gunung Puntang sering kali dijadikan tempat untuk melaksanakan
perkemahan baik untuk pelajar maupun umum. Di dalam lokasi wisata gunung
puntang, terdapat situs bersejarah bangunan peninggalan Belanda radio
Malabar yang merupakan cikal bakal radio pertama di Indonesia, Di sana
juga terdapat curug (air terjun) yang namanya curug Siliwangi. Puncak
dari Gunung Puntang lebih dikenal dengan Puncak Mega dengan ketinggian
sekitar 2223 mdpl.
Jalur pendakian Puncak Mega umumnya dikunjungi para pendaki pemula.
Tempat ini sangat cocok untuk bagi mereka yang ingin merasakan sensasi
petualangan di alam bebas. Meskipun jalur pendakian yang relatif aman
tetapi para pendaki harus diperhatikan juga perihal keselamatan diri
sendiri dan orang lain. Guna meminimalisir resiko kecelakan para pendaki
harus lebih waspada dan berhati hati ketika melaksanakan pendakian.
Umumnya jalur menuju pedakian puncak mega cukup terjal dan sempit
didominasi bebatuan dan tanah licin (ketika musim hujan).Untuk mencapai puncak Mega terdapat 2 jalur, jalur yang agak landai tapi panjang dan jalur menanjak yang lebih pendek. Sebaiknya untuk pendakian pertama kita dipandu oleh orang yang lebih paham jalannya atau sudah pernah mendaki sebelumnya, karena cukup banyak jalur dan banyak bagian-bagian yang kurang jelas jalurnya (tertutup). Pendakian dari pos tiket sampai ke puncak mega memakan waktu sekitar 3-4 jam. Selama perjalanan para pendaki akan disuguhi dengan trek yang menanjak jadi persiapkanlah fisik anda sebelum mendaki dan bawalah air minum secukupnya. Karena selama perjalanan menuju puncak mega tidak ada sungai maupun mata air. Setelah 1,5 km perjalanan para pendaki akan menemukan Pos 3 atau Pos Batu Kareta. Dinamakan Pos Batu Kareta karena disini kita akan melihat batuanbesar yang berjajar tersusun layaknya sebuah gerbong kereta api. Pemandangan yang cukup unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Di Pos ini para pendaki bisa beristirahat sejenak melepas lelah sambil menikmati rimbunnya pepohonan.
Dan ini TEAM saya saat tiba di puncak Mega


Tidak ada komentar:
Posting Komentar