Selasa, 18 April 2017

Gunung Bendera

Gunung Bendera

Gunung Bendera adalah gunung yang berada di wilayang bandung barat, tepatnya berada di kampung pojok padalarang. gunung ini pertama dijadikan gunung yang boleh dikunjungi oleh para pendaki yaitu oleh para komunitas my trip my adventure bandung barat, mereka mempromosikan gunung ini dengan menggunakan sosial media. gunung bendera ini memiliki tempat lain dengan nama puncak rindu .. untuk menuju puncak rindu tersebut ppara traveller cukup berlajan kembali ke atas dengan lumayan menaiki bukit.
cerita sedikit .. waktu itu mimin bersama team naik ke gunung bendera ini sekitar pukul 16:00 WIB dan itu masih sangat panas sekali .. tak terbayang jika kita naik di siang hari huft .. hehe jadi untuk para traveller yang mau berkunjung ke gunung bendera ini lebih baik melakukan perjalan di pagi hari atau tidak di sore hari .. karena gunung bendera ini sangat gundul sekali sehingga panasnya matahari itu langsung menghampiri kita .. ingat untuk para ladies yang takut kulitnya menghitam .. jangan lupa pakai lotion terlebih dahulu hehehe

jika dimalam hari keindahan di atas gunung bendera ini sangat menenangkan hati terutama saat kita bareng temen-temen yang sangat menghibur .. indahnya pemandangan citylight kota bandung membawa kita ke suasana kebersamaan .. meskipun memang keadaan cuaca disana sangat dingin parah .. tapi bersama teman-teman yang membuat kita senang ini mebuat keadaan sangat memanas hahaha .. 


jangan heran melihat mereka yang mukanya putih-putih itu adalah korban yang kalah akan game hahaha mereka adalah teman terbaiku meskipun diantara mereka ada yang baru mimin kenal juga sih heheh tapi mereka sangat kompak dalam hal membuli hahaha .. sekian dulu deh dari mimin tentang keseruan travelling mimin di gunung bendera padalarang ini semoga bisa ketemu mimin di kehobahan gunung lainnya ... see you next time bye bye .. 

 
 

Gunung Burangrang


Gunung Burangrang

Gunung Burangrang merupakan sebuah gunung api mati yang terdapat di pulau Jawa Indonesia. Gunung Burangrang mempunyai ketinggian setinggi 2.064 meter Gunung ini merupakan salah-satu sisa dari hasil letusan besar Gunung Sunda di Zaman Prasejarah. Gunung Burangrang bersebelahan dengan Gunung Sunda.
Gunung Burangrang mempunyai kawasan hutan Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous|Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Daerah Pendidikan PA

Gunung Burangrang sering dijadikan ajang tempat para Pecinta Alam  untuk melaksanakan Pendidikan dan latihan Dasar Kepecintaalaman, selain digunung Burangrang adapula tempat lain yang merupakan bagian dari Gunung Burangrangyakni yakni Situ Lembang daerah ini termasuk daerah militer di bawah Komando Pusdikpassus.

Dan ini adalah salah satu photo yang saya miliki saat berada di kaki gunung burangrang .. dengan banyak sekali pemandangan yang membuat saya kagum akan keindahan sang maha pencipta .. dikaki gunung burangrang ini kita bisa melihat hamparan sawah milik para warga sekitar daerah cisarua dan sekitarnya serta awan putih yang indah serta kita bisa melihat daerah bandung yang benar-benar di kelilingi oleh gunung .. gunung lain yang dapat terlihat dari gunung burangrang yaitu seperti gunung tangkuban parahu daerah subang serta gunung manglayang yang berada di bandung selatan ,, dan masih banyak lagi gunung lain yang memang sangat jelas terlihat disini.   
 
ini adalah salah satu trek yang sangat terjal yang harus kami hadapi untuk melanjutkan perjalan menuju puncak. tekstur gunung burangrang ini sangat singkat dijalani oleh para pendaki namun trek yang langsung menanjak dan tanah yang sangat licin sangat menyulitkan untuk kita naiki dan membuat kita banyak mengeluarkan kata-kata mengeluh, gunung burangrang ini memiliki ekosistem yang masih sangat terlindungi.. karena pada trek melalui jalur SPN ini sangat jarang sekali dilalui oleh para kebanyakan pendaki oleh sebab itu pepohonan dan tumbuhan langka disini masih sangatterlindungi .. namun tak heran disetiap perjalanan jalur kami untuk tiba di puncak burangrang mulai tertutup dan sangat sulit untuk dilalui. karena banyak sekali terlihat pohon yang tumbang akibat tekstur tanah yang memang sangat melipir ke jurang hingga mudah mengakibatkan longsor dsaat cuaca buruk.



Senin, 17 April 2017

Gunung Artapela


Gunung Artapela

Sedikit masih asing memang ditelinga para pendaki tentang keberadaan gunung yang satu ini. Artapela sendiri adalah sebuah Gunung yang ada didaerah Kertasri, berbatasan dengan kecamatan Pangalengan Bandung Jawa Barat. Dengan ketinggian sekitar 2194 lebih mdpl, gunung Artapela kini menjadi salah satu gunung baru populer dan mulai banyak didaki oleh para pendaki Indonesia.
foto by : sultancahya27Sedikit masih asing memang ditelinga para pendaki tentang keberadaan gunung yang satu ini. Artapela sendiri adalah sebuah Gunung yang ada didaerah Kertasri, berbatasan dengan kecamatan Pangalengan Bandung Jawa Barat. Dengan ketinggian sekitar 2194 lebih mdpl, gunung Artapela kini menjadi salah satu gunung baru populer dan mulai banyak didaki oleh para pendaki Indonesia.
Posnya Sendiri berada di Kampung Argasari RT . 001 RW. 014 Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Melalui jalur ini ada 2 jalur yang bisa di lalui, melalui Jalur Seven Field (kebun 7) dan melaui Datar Jamuju. bedanya melalui jalur Seven Field ini lumayan menanjak, sedangkan melalui datar Jamuju relatif lebih landai.

1. Untuk yang menggunakan kendaraan pribadi bisa melalui jalan dari kota Bandung via Buah Batu atau Dayeuh Kolot atau Majalaya, yang paling penting tujuannya adalah Ciparay dulu, terus kalau udah nemu Ciparay silahkan anda melanjutkan perjalanan ke arah Pacet Sukapura jaraknya 17 km dari Ciparay. Setelah sampai di Desa Sukapura, ada pertigaan menuju kampung Argasari disanalah posh pendakian artapela berada.
2. kendaraan umum
Untuk yang menggunakan kendaraan umum, bisa melalui angkot (Tegalega Ciparay (Rp. 5.000,-) Elf Kebon Kalapa-Ciparay (5.000)  ;Ciparay – Pacet Sukapura (Rp. 8.000,-); Sukapura-Argasari (Ojeg Rp. 3.000) atau jalan juga deket.
Dan ini saya bersama TEAM saat sarapan di Artapela
 
 

Gunung Puntang


Puncak Mega, Gunung Puntang 

Puncak mega berada di daerah banjaran bandung selatan, gunung ini merupakan gunung yang memiliki keindahan tersendiri khususnya di wilayah Bandung Selatan. Gunung Puntang merupakan salah satu pegunungan yang termasuk dalam gugusan Pegunungan Malabar. Secara administratif terletak di desa Campaka Mulya Kecamatan Cimaung, Kab. Bandung sekitar 40 km dari pusat kota Bandung. Secara pengelolaan berada dalam pengelolaan Perum Perhutani KPH Bandung Selatan BKPH Banjaran RPH Logawa. Lokasi Gunung Puntang sering kali dijadikan tempat untuk melaksanakan perkemahan baik untuk pelajar maupun umum. Di dalam lokasi wisata gunung puntang, terdapat situs bersejarah bangunan peninggalan Belanda radio Malabar yang merupakan cikal bakal radio pertama di Indonesia, Di sana juga terdapat curug (air terjun) yang namanya curug Siliwangi. Puncak dari Gunung Puntang lebih dikenal dengan Puncak Mega dengan ketinggian sekitar 2223 mdpl.

Jalur pendakian Puncak Mega umumnya dikunjungi para pendaki pemula. Tempat ini sangat cocok untuk bagi mereka yang ingin merasakan sensasi petualangan di alam bebas. Meskipun jalur pendakian yang relatif aman tetapi para pendaki harus diperhatikan juga perihal keselamatan diri sendiri dan orang lain. Guna meminimalisir resiko kecelakan para pendaki harus lebih waspada dan berhati hati ketika melaksanakan pendakian. Umumnya jalur menuju pedakian puncak mega cukup terjal dan sempit didominasi bebatuan dan tanah licin (ketika musim hujan).



Untuk mencapai puncak Mega terdapat 2 jalur, jalur yang agak landai tapi panjang dan jalur menanjak yang lebih pendek. Sebaiknya untuk pendakian pertama kita dipandu oleh orang yang lebih paham jalannya atau sudah pernah mendaki sebelumnya, karena cukup banyak jalur dan banyak bagian-bagian yang kurang jelas jalurnya (tertutup). Pendakian dari pos tiket sampai ke puncak mega memakan waktu sekitar 3-4 jam. Selama perjalanan para pendaki akan disuguhi dengan trek yang menanjak jadi persiapkanlah fisik anda sebelum mendaki dan bawalah air minum secukupnya. Karena selama perjalanan menuju puncak mega tidak ada sungai maupun mata air. Setelah 1,5 km perjalanan para pendaki akan menemukan Pos 3 atau Pos Batu Kareta. Dinamakan Pos Batu Kareta karena disini kita akan melihat batuanbesar yang berjajar tersusun layaknya sebuah gerbong kereta api. Pemandangan yang cukup unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Di Pos ini para pendaki bisa beristirahat sejenak melepas lelah sambil menikmati rimbunnya pepohonan.

Dan ini TEAM saya saat tiba di puncak Mega





 

Gunung Tangkuban Parahu



Gunung Tangkuban Parahu

Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia.  Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung . dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Perahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter, Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang , mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belereng Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.

Asal-usul Gunung Tangkuban Perahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi/Rarasati. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat sebuah telaga dan sebuah perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu.
Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini. Di antara tanda aktivitas gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya, di antaranya adalah di kasawan Ciater, Subang Gunung Tangkuban Parahu pernah mengalami letusan kecil pada tahun 2006, yang menyebabkan 3 orang luka ringan.
Keberadaan gunung ini serta bentuk topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Diyakini oleh para ahli geologi bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari danau besar yang terbentuk dari pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania, Afrika. Sehingga legenda Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat kawasan itu diyakini merupakan sebuah dokumentasi masyarakat kawasan Gunung Sunda Purba terhadap peristiwa pada saat itu.